A. Pengertian
Jaringan komputer adalah sebuah sekumpulan dari beberapa komputer dihubungkan secara elektronik melalui sebuah media tansmisi. hal Ini bermakna bahawa komputer dapat “berkomunikasi” antara satu sama lain dan tiap-tiap komputer dalam jaringan dapat mengirim informasi kelainnya. (source : English Wikipedia).
B. Media Transmisi Jaringan Komputer ada 2 yaitu :
1. Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)
Hampir semua jaringan komputer yang
ada saat ini menggunakan kabel sebagai media transmisi. Media
transmisi ini memiliki keterbatasan jangkauan dan tidak efisien
karena banyak memakai tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini
biasanya digunakan dalam area lokal, misalnya dalam satu gedung
atau antargedung dalam satu lembaga pendidikan. Bila sumber
data dan penerima memiliki jarak yang tidak terlalu jauh, kabel
memang dapat digunakan sebagai media transmisi. Kabel yang
sering digunakan sebagai media transmisi antara lain sebagai
berikut :
a.) Twisted Pair
Kabel twisted pair ini sudah banyak dikenal karena merupakan kabel yang biasa digunakan dalam saluran telepon. Terdiri dari dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair(STP) dan Unshielded Twisted Pair(UTP). Kelebihan media transmisi ini adalah selain harganya murah, juga mudah dalam membangun instalasi. Kekurangan dari media transmisi ini adalah memiliki kecepatan yang terbatas hingga 1 Gbps dan mudah terpengaruh noise.
Kabel twisted pair ini sudah banyak dikenal karena merupakan kabel yang biasa digunakan dalam saluran telepon. Terdiri dari dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair(STP) dan Unshielded Twisted Pair(UTP). Kelebihan media transmisi ini adalah selain harganya murah, juga mudah dalam membangun instalasi. Kekurangan dari media transmisi ini adalah memiliki kecepatan yang terbatas hingga 1 Gbps dan mudah terpengaruh noise.
b.) Coaxial
Kabel ini berisi kawat tembaga yang kaku dan keras sebagai intinya, dan sekelilingnya dilapisi bahan penyekat. Kabel ini terdiri dari dua jenis, yaitu Coaxial Broadband (kabel 75 ohm) yang digunakan untuk media transmisi analog dan Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) yang digunakan untuk media transmisi digital. Kelebihan media transmisi ini adalah selain harganya relatif murah, juga tidak terganggu oleh noise. Kemampuan jarak jangkaunya mencapai 200 meter dengan kecepatan 10 Mbps.
Kabel ini berisi kawat tembaga yang kaku dan keras sebagai intinya, dan sekelilingnya dilapisi bahan penyekat. Kabel ini terdiri dari dua jenis, yaitu Coaxial Broadband (kabel 75 ohm) yang digunakan untuk media transmisi analog dan Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) yang digunakan untuk media transmisi digital. Kelebihan media transmisi ini adalah selain harganya relatif murah, juga tidak terganggu oleh noise. Kemampuan jarak jangkaunya mencapai 200 meter dengan kecepatan 10 Mbps.
c.) Serat Optik (Fibre Optic)
Kabel serat optik memiliki ukuran kecil, mempunyai tiga komponen utama, yaitu media transmisi, sumber cahaya, dan detektor. Memiliki jarak jangkauan mencapai 2 km dengan kecepatan tinggi 100 Mbps. Kelebihan media transmisi ini memiliki kecepatan tinggi dan tidak terganggu noise. kekurangan media transmisi ini adalah masih termasuk kabel yang mahal.
Kabel serat optik memiliki ukuran kecil, mempunyai tiga komponen utama, yaitu media transmisi, sumber cahaya, dan detektor. Memiliki jarak jangkauan mencapai 2 km dengan kecepatan tinggi 100 Mbps. Kelebihan media transmisi ini memiliki kecepatan tinggi dan tidak terganggu noise. kekurangan media transmisi ini adalah masih termasuk kabel yang mahal.
2. Media Transmisi tanpa Kabel (Wireless Network)
Media transmisi tanpa kabel merupakan komunikasi data dalam jaringan komputer
yang tidak memanfaatkan kabel sebagai media transmisi, melainkan
berupa gelombang elektromagnetik. Jaringan tanpa kabel ini
memberikan keunggulan kepada pemakai untuk dapat mengakses setiap
saat di mana pun berada. Sedangkan kekurangan media transmisi ini
adalah kemampuan transfer data lebih kecil dibandingkan dengan
jaringan kabel. Pada media transmisi ini, masih sering terjadi
gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. Jika sumber
data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya
sulit, maka dapat digunakan media transmisi radiasi
elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka berupa:
1. Gelombang Mikro (Microwave)
Gelombang mikro merupakan hubungan dengan menggunakan media transmisi radio gelombang pendek, panjang gelombangnya hanya dalam satuan sentimeter saja. Transmisi gelombang mikro memiliki jangkauan yang pendek, sehingga jika digunakan dalam hubungan jarak jauh, diperlukan banyak stasiun repeater (pengulang).
Gelombang mikro merupakan hubungan dengan menggunakan media transmisi radio gelombang pendek, panjang gelombangnya hanya dalam satuan sentimeter saja. Transmisi gelombang mikro memiliki jangkauan yang pendek, sehingga jika digunakan dalam hubungan jarak jauh, diperlukan banyak stasiun repeater (pengulang).
2. Sistem Satelit
Sinyal yang dikirim media transmisi stasiun gelombang mikro di bumi diterima oleh satelit yang berada di luar angkasa kemudian dikirimkan kembali ke stasiun gelombang mikro di belahan bumi lainnya.
Sinyal yang dikirim media transmisi stasiun gelombang mikro di bumi diterima oleh satelit yang berada di luar angkasa kemudian dikirimkan kembali ke stasiun gelombang mikro di belahan bumi lainnya.
3. Gelombang Radio untuk Seluler
Media transmisi sistem telekomunikasi bergerak dengan sistem seluler digital, ada dua macam, yaitu GSM non-seluler yang memiliki cakupan daerah cukup luas dengan dilengkapi antena sebagai pemancar dan penguat sinyal serta GSM seluler yang dilengkapi sebuah sistem tower pengirim dan penerima yang disebut Base Transceiver Station (BTS).
Media transmisi sistem telekomunikasi bergerak dengan sistem seluler digital, ada dua macam, yaitu GSM non-seluler yang memiliki cakupan daerah cukup luas dengan dilengkapi antena sebagai pemancar dan penguat sinyal serta GSM seluler yang dilengkapi sebuah sistem tower pengirim dan penerima yang disebut Base Transceiver Station (BTS).
4. Sinar Infra Merah
Sinar infra merah merupakan salah satu contoh media transmisi jarak dekat. Teknologi ini memiliki sifat line of sight, sehingga jika terhalang, maka aliran data dan informasi akan terhenti, serta mudah terinterferensi oleh sinar matahari. Teknologi sinar infra merah biasanya dipakai untuk komunikasi skala kecil, terutama untuk jaringan komputer lokal dalam satu ruang. Media transmisi ini banyak digunakan dalam penelitian untuk melakukan uji coba perangkat wireless, misalnya remote control televisi.
Sinar infra merah merupakan salah satu contoh media transmisi jarak dekat. Teknologi ini memiliki sifat line of sight, sehingga jika terhalang, maka aliran data dan informasi akan terhenti, serta mudah terinterferensi oleh sinar matahari. Teknologi sinar infra merah biasanya dipakai untuk komunikasi skala kecil, terutama untuk jaringan komputer lokal dalam satu ruang. Media transmisi ini banyak digunakan dalam penelitian untuk melakukan uji coba perangkat wireless, misalnya remote control televisi.
5. Sistem Sinar Laser
Teknologi ini hampir sama dengan sinar infra merah, yaitu memiliki sifat line of sight, mampu membawa data atau sinyal. Data yang dikirimkan melalui sinar laser ternyata jauh lebih besar daripada gelombang radio, microwave, dan peralatan elektrik lainnya. Teknologi ini digunakan untuk media transmisi jarak jauh.
Teknologi ini hampir sama dengan sinar infra merah, yaitu memiliki sifat line of sight, mampu membawa data atau sinyal. Data yang dikirimkan melalui sinar laser ternyata jauh lebih besar daripada gelombang radio, microwave, dan peralatan elektrik lainnya. Teknologi ini digunakan untuk media transmisi jarak jauh.
C. Topologi Jaringan Komputer
Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau
konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus
menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi.
Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya,
tujuan, dan pengguna. Topologi-topologi ini sering kita temui di
kehidupan sehari-hari, namun kita tak menyadarinya. Topologi pertama
yang digunakan adalah topologi bus.
Topologi
Jaringan Komputer dibedakan menjadi 5 yaitu Topologi Ring, Topologi
Star, Topologi Bus, Topologi Mesh, dan Topologi Tree. Masing-masing
jenis topologi tentu memiliki kelebihan dan kelemahan.
Berikut Penjelasan dari 5 jenis Topologi Jaringan :
1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan
seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk
lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan
data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data,
misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan
melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah
komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Adress dia.
- Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
- Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.
2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.
- Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
- Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.
3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
- Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
- Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.
4. Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
- Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
- Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.
5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
- Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
- Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
D. Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Areanya
1. LAN: Local Area Network mencakup area fisik kecil, seperti kantor, rumah, atau sekelompok kecil bangunan, seperti sekolah atau bandara.2. WAN: Wide Area Network mencakup wilayah yang luas, seperti link komunikasi yang lintas metropolitan, regional, atau batas-batas nasional. Internet adalah contoh terbaik dari WAN.
3. MAN: Metropolitan Area Networks adalah jaringan yang sangat besar yang mencakup seluruh kota.
4. SAN: Penyimpanan Area Networks membantu memasang perangkat penyimpanan komputer remote, seperti array disk, tape libraries, dan jukebox optik, untuk server sedemikian rupa sehingga mereka tampak terpasang di sistem operasi.
5. CAN: Controller Area Networks memungkinkan mikrokontroler dan perangkat untuk berkomunikasi satu sama lain tanpa sebuah host komputer.
6. PAN: Jaringan Personal Area digunakan untuk komunikasi antar berbagai perangkat, seperti telepon, asisten pribadi digital, mesin fax, dan printer, yang terletak dekat dengan single user.
7. GAN: Jaringan Global Area mendukung komunikasi selular di seluruh jumlah yang sewenang-wenang LAN nirkabel dan daerah cakupan satelit.
8. Internetwork: Internetworking adalah proses menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer yang berbeda atau segmen jaringan melalui teknologi routing umum.
9. Intranet merupakan jaringan yang terbatas lingkup penggunaannya pada sebuah organisasi atau institusi. Intranet bersifat pribadi dan terbatas karena hanya digunakan oleh orang-orang yang berada pada organisasi tersebut. Bandingkan dengan Internet yang bersifat terbuka dan dapat digunakan oleh siapapun di seluruh penjuru dunia. Kesamaan intranet dan intrernet adalah pada penerapan protokol TCP/IP, HTTP, FTP, serta program aplikasi yg digunakan.
10. Desktop Area Network Sekelompok perangkat desktop yang saling berhubungan komputasi. Biasanya menyiratkan kurang dari lima komputer, yang beroperasi peer-to-peer , di daerah yang relatif kecil (seperti dua desktop yang berdekatan).
E. Manfaat Jaringan Komputer
1. komunikasiada sistem jaringan pc sangat mungkin untuk dapat saling berkomunikasi andaikan jaringan pc dilengkapi dengan jaringan internet, maka berkomunikasi dapat memakai software instant message yang berbentuk online, layaknya yahoo messenger, gtalk, ebuddy, serta lain sebagainya. akan tetapi bila tidak, maka dapat memakai software instant messenger yang berbentuk off-line atau cuma memiliki fungsi di dalam jaringan pc saja, layaknya winchat, net send, serta fominenet. disamping itu dengan jaringan kita dapat bertukar info serta dan data melewati e-mail.
2. sharing data
apabila andaikan kita perlu mengantar data dengan jumlah besar dari sesuatu pc ke pc lain. apa yang perlu kita jalankan. rata-rata kita dapat memindahkan data tersebut, gunakan media eksternal, umpama, usb flash disk, dvd atau cd dan seterusnya. perihal itu mungkin dikerjakan, akan tetapi mengonsumsi waktu lama serta terlampau tidak efisisien. nah oleh karena ada jaringan pc, kita dapat memindahkan sesuatu data dari pc ke pc dengan cepat serta gampang.
3. sharing media
tak hanya untuk sharing data, sistem jaringan pc juga sangat mungkin share peralatan penunjang layaknya printer, scanner, serta yang lain. lantas, penyediaan peralatan penunjang tersebut tidak usah cocok dengan jumlah pc yang difungsikan. dengan kata lain, satu printer serta scanner dapat difungsikan untuk lebih dari satu pc sekalian.
4. centralized security
pemasangan perangkat keamanan pada satu area untuk mengamankan semua jaringan pc. umpama : firewall ( memiliki fungsi untuk mengfilter/menyeleksi info yang masuk ).
5. efisiensi waktu serta tenaga
kurangi waktu serta tenaga percuma di dalam pertukaran data serta info yang dapat di jalankan tanpa kita bekerja dengan tenaga punya arti kita tinggal buka saja laptop/komputer kita. umpama : file share via jaringan.
6. hiburan interaktif
( nonton acara tv online, radio streaming, download film atau lagu, dan seterusnya ).
jadi sesuatu kesenangan tersendiri bila kita punyai jaringan pc di dalam tempat tinggal sendiri. lebih-lebih dengan telah dikembangkannya smartphone yang makin lama banyak bermunculan sepeti i-phone serta android yang di mana handphone tersebut diperlukan koneksi atau jaringan pc yang cukup untuk membuka info yang kita ingginkan.



